Alih Daya Tenaga Operasional

Office boy dan office girlOffice assistants

← Semua layanan ALLMAR WorkforceAll ALLMAR Workforce services

Jawaban singkatShort answer

Office boy dan office girl adalah layanan ALLMAR Workforce.Office assistants is a service by ALLMAR Workforce.

Di banyak kantor, office boy dan office girl adalah orang yang paling sering dicari. Mereka menyiapkan minuman untuk tamu, merapikan ruang rapat sebelum presentasi, memfotokopi berkas mendesak, dan memastikan pantry tetap tertata. Perannya kecil di bagan organisasi, tetapi terasa sekali ketika tidak ada. Jasa outsourcing office boy dan office girl membantu kantor mendapatkan tenaga pendukung yang terlatih tanpa harus mengurus rekrutmen dan administrasinya sendiri.

Peran Office Boy dan Office Girl di Kantor Modern

Berbeda dengan cleaning service yang fokus pada kebersihan area, office boy dan office girl (sering disingkat OB dan OG) lebih banyak berperan sebagai pendukung kegiatan kantor sehari-hari. Mereka berinteraksi langsung dengan karyawan dan tamu, sehingga sikap, kerapian, dan kesigapan menjadi hal penting.

Tugas yang Umumnya Dikerjakan

  • Menyiapkan dan menyajikan minuman serta makanan ringan untuk rapat dan tamu.
  • Menjaga pantry tetap bersih, mencuci gelas dan piring, serta mengecek persediaan.
  • Menata ruang rapat sebelum dan sesudah dipakai.
  • Membantu fotokopi, menjilid, dan memindai dokumen.
  • Mengantar dokumen atau barang antar ruangan dan, bila disepakati, ke luar kantor di sekitar lokasi.
  • Membantu kebersihan ringan di area kerja, misalnya meja dan tempat sampah.
  • Membantu persiapan acara internal seperti syukuran atau pelatihan.

Daftar tugas ini sebaiknya ditulis dalam uraian kerja yang disepakati, agar OB atau OG tidak dibebani tugas yang berisiko, misalnya mengangkat barang berat tanpa alat, atau tugas yang memerlukan wewenang khusus seperti mengurus uang kas.

Kapan Jasa Outsourcing Office Boy Lebih Praktis

Outsourcing cocok untuk kantor yang tidak ingin bagian umum disibukkan dengan urusan kepegawaian tenaga pendukung. Perusahaan juga terbantu ketika butuh pengganti cepat saat OB atau OG cuti, sakit, atau berhenti. Selain itu, kontrak alih daya memberi fleksibilitas menambah atau mengurangi jumlah tenaga sesuai perkembangan kantor.

Alur Penempatan

  1. Diskusi kebutuhan. Jumlah karyawan yang dilayani, jumlah lantai, frekuensi rapat dan tamu, serta jam kantor.
  2. Penyusunan uraian tugas dan jadwal kerja, termasuk pembagian tugas bila ada lebih dari satu OB atau OG.
  3. Seleksi kandidat dengan memperhatikan sikap pelayanan, kejujuran, dan kerapian.
  4. Pembekalan tentang etika melayani tamu, kebersihan pantry, penanganan dokumen, dan aturan kantor klien.
  5. Masa adaptasi di lokasi, saat kandidat mengenal ruangan, orang, dan kebiasaan kantor.
  6. Evaluasi rutin bersama penanggung jawab dari pihak Anda.

Ketentuan Kerja dan Kepegawaian

Dalam skema alih daya, OB dan OG adalah karyawan perusahaan penyedia. Hubungan kerja, upah, lembur, dan jaminan sosial mereka mengikuti ketentuan ketenagakerjaan, antara lain UU 6/2023 tentang Cipta Kerja dan PP 35/2021. Perusahaan penyedia bertanggung jawab memenuhi hak normatif tersebut, sedangkan Anda sebagai pengguna jasa mengatur tugas harian dan memberi masukan tentang kinerja.

Bila kantor sering meminta OB atau OG bekerja di luar jam, misalnya untuk acara malam, sepakati mekanisme lembur sejak awal agar tidak menimbulkan perselisihan.

Hal yang Perlu Disiapkan Kantor

  • Area pantry yang layak dengan perlengkapan dasar.
  • Tempat istirahat dan loker sederhana bagi tenaga pendukung.
  • Satu penanggung jawab dari bagian umum yang memberi arahan harian.
  • Aturan jelas tentang akses ke ruangan tertentu, misalnya ruang direksi atau ruang arsip.

Kesalahan Umum dalam Mengelola OB dan OG

Kesalahan yang sering terjadi adalah setiap karyawan memberi perintah langsung, sehingga OB atau OG kewalahan dan tugas penting terlewat. Lebih baik ada satu jalur permintaan, misalnya melalui bagian umum atau sistem permintaan sederhana. Kesalahan lain adalah menitipkan uang atau barang berharga tanpa prosedur tanda terima, yang berpotensi menimbulkan salah paham.

Faktor yang Memengaruhi Biaya

Biaya dipengaruhi jumlah tenaga, jam kerja, ketentuan upah minimum di lokasi kantor, kebutuhan seragam dan perlengkapan, serta frekuensi kerja di luar jam. Mintalah rincian komponen agar mudah membandingkan penawaran.

Tips Memilih Penyedia

Pilih penyedia yang serius dalam seleksi sikap dan kejujuran, karena OB dan OG berada dekat dengan dokumen dan tamu Anda. Tanyakan prosedur penggantian, pembekalan yang diberikan, dan siapa yang bisa dihubungi bila ada masalah.

Bila kantor Anda membutuhkan tenaga pendukung yang sigap dan sopan, tim ALLMAR Workforce (workforce.allmar.co.id) dapat membantu menyediakan office boy dan office girl sesuai kebutuhan operasional kantor Anda.

Foreign managers arriving in Indonesia often meet a role they have never seen at home: the office boy or office girl. These staff keep the office running in a hundred small ways, from preparing coffee for a client meeting to delivering documents across town. Office assistant outsourcing in Indonesia lets you add this support through a provider that recruits, employs and replaces the staff for you.

What office assistants actually do

The exact duties vary by company, but a typical day can include:

  • Preparing and serving drinks and snacks for staff and guests
  • Keeping the pantry clean and stocked, and the meeting rooms tidy
  • Photocopying, scanning, binding and filing documents
  • Delivering and collecting letters, packages and documents, including to banks, notaries and government offices
  • Buying small office supplies and keeping receipts
  • Helping set up rooms for meetings, training sessions and events
  • Light cleaning between the visits of the main cleaning team

In smaller offices, one office assistant may cover both pantry and errands; larger offices often split the role between pantry, document runner and general affairs support.

Why companies outsource this role

Office assistants are essential but rarely central to a company's business. Outsourcing removes recruitment, payroll, social security administration and replacement worries from your HR team. It also gives you flexibility to add a second assistant during busy periods, such as an office move or a year-end audit.

How office assistant outsourcing in Indonesia is arranged

  1. Job brief. We note the tasks, working hours, dress code and any special needs, such as a motorcycle licence for errands.
  2. Screening. Candidates are checked for attitude, reliability and basic skills; for errands, knowledge of the city and a valid driving licence matter.
  3. Orientation. The assistant learns your office layout, visitor protocol, pantry standards and who to take instructions from.
  4. Daily supervision. Your general affairs contact gives task requests, while our coordinator handles attendance, discipline and replacement.
  5. Review. We check in regularly to adjust tasks or staffing.

Handling money and documents safely

Office assistants often carry petty cash, original documents and company stamps. Set simple rules from the start: written requests for purchases, receipts for every expense, sign-off sheets for documents that leave the office, and never sending an assistant with blank signed papers. These rules protect both your company and the employee.

Legal responsibilities

As the employer, the provider is responsible for the employment contract, wages at or above the regional minimum, overtime, BPJS Ketenagakerjaan and BPJS Kesehatan enrolment and the THR religious holiday allowance, in line with the employment rules under the Job Creation framework and Government Regulation 35/2021. Your company should still treat the assistant with the same respect and safety standards as your own staff.

Cost factors

Costs depend on the number of assistants, the regional minimum wage at your office location, working hours and overtime, whether the role includes errands with transport allowances, uniforms and the level of supervision. A clear task list helps avoid paying for unplanned overtime.

Common mistakes

  • Expecting one assistant to serve the whole floor, pantry and all errands at the same time
  • Letting everyone in the office give instructions, creating conflicting priorities
  • Using the assistant as a personal driver or helper outside office duties without agreement
  • Sending the assistant on errands with large amounts of cash and no written request

Tips for foreign managers

Name one person in your team, usually general affairs or the office manager, as the main contact. Write the daily routine on one page and keep it in the pantry. Small courtesies, such as thanking the assistant and including them in team events, make a noticeable difference to reliability and retention.

If your office needs dependable everyday support, the ALLMAR Workforce team can recruit and manage office assistants who fit your routine and your workplace culture.

Pertanyaan umumFAQ

Apa bedanya office boy dengan cleaning service?

Cleaning service fokus pada kebersihan area, sedangkan office boy dan office girl lebih banyak mendukung kegiatan kantor seperti pantry, rapat, dan dokumen.

Bolehkah office boy mengantar dokumen ke luar kantor?

Boleh bila disepakati dalam uraian tugas, dengan memperhatikan keselamatan dan prosedur tanda terima dokumen.

Siapa yang membayar lembur office boy alih daya?

Lembur dibayarkan oleh perusahaan alih daya sebagai pemberi kerja, dengan mekanisme penagihan ke pengguna jasa sesuai kontrak.

Bagaimana jika office boy berhalangan hadir?

Penyedia jasa yang baik memiliki prosedur pengganti sementara agar layanan di kantor tetap berjalan.

Berlangganan info regulasi & tips usaha dari ALLMARSubscribe to ALLMAR regulation updates & business tips